21 Jul 2017

Whatever, please dont Ghibah.

A: “Eh, pernah gak kamu ngomongin orang?”
B: “Wah ya sering....hahaha”
A: “Ckckck... kamu ini, tobat deh tobat, dosaa”
B: “Heheh iya sih dosa, tapi ngomongin fakta kok. Dan seru gitu sih, jadi makin akrab juga ama temen-temen yang laen kalo tiap ngumpul ngomongin orang. Eh emang kamu gak pernah ngomongin orang? Hebat juga ya”
A: “Heheh... ya sama juga sih... sering. Heheh”
B: “Ah... kamuuu ini!”

Begitulah kira-kira percakapan yang saya ilustrasikan. Membicarakan orang lain adalah aktivitas yang seolah tidak bisa kita lepaskan dari sendi-sendi kehidupan. Entah kenapa. Mulai dari gang-gang sempit perkampungan warga, blok-blok di perumahan mewah, di bangku sekolah, di kantor kerja, daaaan.... seterusnya.
Seringkali membicarakan kehidupan orang lain terjadi tanpa disadari, mungkin karena saking melekatnya dengan aktivitas sehari-hari.

Tapi sadarkah kita ghibah adalah lingkaran berantai, ketika kita membicarakan orang lain... besar kemungkinan orang lain juga ada yang membicarakan kita. Seolah ghibah menjelma kultur. Bayangkan hidup kita saat ini sedang dihakimi seenaknya, oleh orang yang ketika berpapasan dengan kita menyunggingkan senyumnya, menyebut nama kita dengan lembutnya, sembari menggangguk kecil. Palsu sekali kah sikap baiknya? Tunggu, itu masih biasa. Ekstremnya lagi coba bayangkan... bagaimana rasanya jika hidup kita dikomentari negatif dan dikupas habis-habisan oleh orang-orang yang kita sebut teman dekat, sahabat, atau bahkan saudara dan keluarga. MIRIS.

Fenomena “TERLALU NGURUSI URIPE UWONG” menjadi fenomena yang mengerikan bagi saya pribadi. Alangkah baiknya jika mengurusi hidup orang-orang yang memang ingin diurusi, misal: anak jalanan, tuna wisma, orang miskin yang sakit, yatim piatu, dan lain sejenisnya. Marilah kita berhenti membicarakan orang lain, Allah pun sudah mengibaratkan itu seperti memakan daging saudara kita sendiri. Saking sakitnya, dan saking mengerikannya.

Saya juga masih terus belajar. Satu hal yang selalu saya ingat ketika ingin ghibah: dibicarakan orang lain itu tidak enak, jadi stop membicarakan orang lain.
Semoga kita senantiasa dalam lindungan Allah SWT. Amin😊

---------“Dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentu kamu merasa jijik kepadanya” (QS. Al Hujurat: 12).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BIG BIG thanks to you :)) silahkan beri komentar dan berkunjung kembali kawan. *hamidahsemi*