29 Sep 2015

Takkan lagi kutemui kemarau

Siang ini aku memilih sebuah bangku di dekat jendela perpustakaan lantai 2. Terlalu jelas dari sini, kulihat daun-daun berguguran seolah sudah bosan bergantung pada ranting. Aku tarik nafas panjang, sejurus kemudian kuhembuskan. Aku percaya ini semua memang butuh kesabaran dan ketekunan, tapi aku harus punya target. Jujur saja aku tak mau berlama-lama duduk diperpustakaan dan membaca berbagai macam buku yang sama sekali tak menarik minatku. Aku bukan tipikal orang yang skeptis dengan sebuah disiplin ilmu kemudian mati-matian mencari tahu dan membuktikan kebenaran teori ini dan itu. Terlalu membosankan. Masih ada bermilyar buku cerita menarik berkisah tentang perjalanan, asmara, rindu, dan keluarga barangkali, yang lebih mampu membuat mataku terantuk dan melahap lembar demi lembar tiada ragu.

Aku pastikan takkan lagi kutemui musim kemarau dalam keadaan seperti ini. Aku yakinkan diriku, aku akan melewati musim kemarau tahun depan dalam keadaan rampung dan tuntas dari segala kertas-kertas ini. Aku kuatkan kepercayaan itu.
Bolehlah di musim hujan yang sebentar lagi, aku masih duduk disini dan menikmati harum tanah basah bersama laptop yang menyala dan sederet rangkaian paragraf tugas akhir mahasiswa. Tapi sekali lagi, tidak untuk kemarau tahun depan. Sama sekali tidak. / hamidah 29 september 2015
 Jangan cari aku di perpustakaan pada kemarau tahun depan. Jangan :(

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BIG BIG thanks to you :)) silahkan beri komentar dan berkunjung kembali kawan. *hamidahsemi*