28 Mei 2015

ada. banyak

Ada banyak halmyangbtak bisa kuceritakan disini. Sebab tak semua fikir mampu menjelma kata.
Aku tengah sakit sekarang, dalam balut keringat dingin dan meriang sekujur tubuh. Kerongkongan kering yang perih dan leher yang hangat. Rasa rasanya hendak tumbang tapi kupaksa bertahan..

Masih banyak yang berkutat dipikiranku. Berbagai hal terkait tugas akhir kuliah, impian impian yang membumbung di langit langit, rutinitas yang sesak, dan banyak.

Ada cita, harap, kasih, ragu, cinta, suka, kecewa, mimpi, kesehatan, kemampuan jasmani rohani, dan banyak. Semua beraduk jadi satu, tak mudah kuurai. Terkadang aku memilih merundukkan pandangan agar tak nampak olehku gemerlap yg menyilaukan.... agar aku nikmat dengan duniaku, tak peduli dengan dunia orang.

24 Mei 2015

kepala 3

Bicara terkait dunia.. dan akhirat.

Beberapa kali kutemui sosok manusia usia kepala 3 awal, yang sungguh menginspirasi. Buah pemikirannya matang dan berdasar. Kritis tapi tidak menyakiti. Tajam tapi tidak melukai. Cerdas dan tidak merendahkan.
Semangatnya membara, kedewasaan nya pas sesuai takaran, cintanya pada ilmu dan kerja sebanding dengan kasihnya pada keluarga.

Menariknya... aku jadi teringat suatu hal, mengenai sabda Allah terkait akhirat dan surga. Kelak kita dihimpun dalam kebahagiaan abadi, dalam keadaan muda takkan bisa menua, antara usia 30 atau 33.

Ya... barangkali representasi manusia pada usia 30-an memang super produktif. Perjalanan separuh hidup dan pengalaman yang cukup. Ibaratnya manusia pada usia kepala 3 adalah "manusia dengan tenaga muda, pemikiran dewasa". /Hamidah, 24 Mei 2015

23 Mei 2015

around your head, around the world

Ketika aku menatap hamparan langit, dan diraba oleh desir angin, seolah aku begitu dekat dengan sudut bumi manapun.
Nampaknya aku tak hanya jatuh cinta pada mu
Namun kali ini lebih luar biasa aku juga jatuh cinta pada lekuk keindahan alam.
Eksotisme hagia sophia
Magisnya ephesus
Tibet sang negri atap langit
Cappadocia
Dan kawan kawan mereka yang menakjubkan
Semua membuatku gila
Ingin memeluk erat, kemudian membasuh mataku dengan indah mereka