28 Agt 2014

Mie Instant inspirasi

Masih lekat betul diingatan, kala itu kira kira aku masih duduk dibangku TK atau SD awal, makanan berbungkus plastik berwarna warni itu sungguh menjadi makanan yang enak sekali.
Mungkin dua bulan sekali aku merasakan makanan yang kutahu bernama mie instant tersebut. Dulu ku kira ibu tak pernah membelikan dan memasakkan nya untuk kami, karena harga mie instant itu mahal. Namun, kini aku tahu alasan kuat ibu mengapa makanan lezat itu tak selalu ada walau aku sangat menyukainya, hal itu bukan karena harga. Sebab, harga mie yang hanya butuh waktu 3 sampai 5 menit saja untuk memasaknya itu sama sekali tak mahal. Alasannya karena makanan instant itu bukanlah makanan yang sehat jika dikonsumsi berlebihan dan terus menerus. Ah.., ibuku memang numero uno, tahu betul apa yang baik untuk anak anak dan keluarga tercinta. Ibarat lagu posyandu yang bersenandung "semasa aku bayi slalu diberi asi, makanan bergizi dan imunisasi" ibuku did it well. Kelak jika aku menjadi seorang ibu i'll do like what you did mom, bahkan kalau bisa lebih baik lagi... amin.
Dan... mie instant itu ternyata kini sudah berubah rasa. Entahlah, apa memang kualitasnya dan rasa mie nya yang memburuk atau lidahku yang sudah bosan memakan mie instant tiap hari karena malas masak dan malas makan nasi.
Terkadang miris juga, mengurus diriku sendiri saja malas sampai sampai drop sebulan sekali itu nyaris rutin, bagaimana menjadi ibu dan mengurus anak anak ku kelak? Berubah! Itu jawabannya. Berubah menjadi lebih baik lagi!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BIG BIG thanks to you :)) silahkan beri komentar dan berkunjung kembali kawan. *hamidahsemi*