1 Nov 2013

Berbeda

3 dalam 1 kolong.
Aku selalu berdoa dulu sebelum membukanya.
Berharap sihir dongeng akan berlaku disini
Berharap 3 bungkus menjadi 3 kardus.
Aku memang selalu tamak, bukankah nyaris semua manusia begitu?
Ke3 nya dalam 1 kolong
Mereka bilang itu berbeda, walau sebenarnya sama.
Mereka bilang itu beragam, walau dimataku itu homogen.
Keriting tetap keriting, hanya bisa menjadi lunak jika dilebur panas puluhan derajat.
Mereka sama saja, tak ada beda. Itulah mengapa mereka tinggal ditempat yang sama, karena sungguh tak ada beda antara ketiganya.
Bahkan kurasa, akan sama sama mematikannya jika aku memakan mereka lima tahun berturut turut tanpa jeda.
Ah... hanya kemasan yang memaksa mereka menjadi beda.
Ah... mereka berbeda karena terpaksa, siapa tahu mereka tetangga, bahkan siapa tahu mereka lahir dari rahim yang sama.
Kita terlalu mudah tertipu, kita bahkan mudah melabeli sesuatu dengan satu tatapan saja. Sesungguhnya perbedaan bukan ditemukan dari kemasan, perbedaan ada disana, jauh didalam sana, didalam tutur katamu, didalam lembut sentuhmu, atau didalam gemertak gigimu yang meredam marah.
Kita berada didalam kolong yang sama, kolong langit namanya, tak kemana mana, disini takdir kita, nampak berbeda satu dengan yang lainnya, kita nampak tinggi rendah sedang kecil besar hitam merah hijau jingga, tapi masihkah kau percaya bahwa kemasan menentukan segala?
Sama halnya, dengan ketiga benda dalam kolong, mereka berbeda, tapi sama, dan mungkin benar benar beda. Telitilah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BIG BIG thanks to you :)) silahkan beri komentar dan berkunjung kembali kawan. *hamidahsemi*