29 Des 2012

manipulasi.

bicara tentang ayah. itu basi
bicara tentang ibu. apalagi
kita hanya berlomba-lomba mencipta puisi dan merangkai sejuta kata sok suci dengan mendaftar kebaikan ibu setahun sekali, 22 desember kan?
semua sudah tau, hafal barangkali, kalau ibu mengandung sembilan bulan
itu sudah cukup!
kenapa harus diulang lagi. seperti kaset. seperti pertandingan bola. bosan! tak usah diulang
nyatanya tak sebutuh itu pada sosok yang kadang kau cibir dan maki dibalik pintu kamar.
bicara tentang adik. itu basi
bicara tentang kakak. apalagi
belagak baik hanya saat butuh meminjam selembar rupiah bergambar monyet mandi
kesehariannya yang kau peduli hanya teman sebangku dan takut dimusuhi juga takut tak diajak main kekantin.
bedebah.
bicara tentang kakek. itu basi
bicara tentang nenek. apalagi
hanya cerita anak SD yang terus di putar berkali-kali tentang setting waktu liburan sekolah dan latar tempat di desa yang sejuk nan asri.
kemudian kembali mengulang kata-kata "nenekku yang baik hati" secara lebay dan tak wajar.
nyatanya sama sekali mereka -sepasang tua renta yang membebani- itu tak masuk otakmu kala ini.
palsukah cintamu itu? semudah itukah mengatakan sayang kemudian berlalu? dimana letak kasih sayangmu? hanya untuk teman dan pacar kah? be-de-bah! kau anggap apa mereka, yang tiap waktu menyembulkan doa kemudian memukulkan kepalanya ketanah dan berurai air mata meminta dikumpulkan dengan mu disurga. sedang kau? asyik bercanda ria dengan teman dan menciptakan drama diluar sana, agar diakui ke-eksis-an nya!
keluargaku dahulu
banyak dari kita -para muda remaja- yang lebih menuhankan asas persahabatan dan juga menyembah kekasih cinta monyet yang gelantungan. boleh saja berhambur ke dunia mu diluar sana, tapi jangan biarkan dunia memanipulasi siapa kamu yang sesungguhnya. jadilah dirimu! jadilah kamu dan merdekalah diluar sana! tak perlu pura-pura,marah saja jika duniamu salah, jangan diam karena takut tak dibela. takutlah ketika membentak orangtua dan memaki saudara. merekalah yang sesungguhnya akan abadi bersama kita, bukan kawan, lawan, apalagi pacar. hash... kadang kita berlebihan. #pelajaran untukku dan kita /hamidah29des2012

Gak punya kuku.


Kata-kata “aku gak punya kuku” sering kali kita dengar, apalagi ketika kita minta bantuannya untuk membuka bungkus plastik dengan kuku atau mungkin mengupaskan salak dengan kuku. Tapi kalau dipikir-pikir, sebenarnya kukunya masih ada, dan masih nancep di jari. Lalu apa yang dimaksud “gak punya kuku”?
Daaan, sejatinya… gak punya kuku it’s mean kita nggak punya kuku –yang cukup panjang- untuk melalukan hal-hal seperti membuka bungkus plastic atau mengupas buah salak. Bukan benar-benar tidak punya kuku dan jarinya menganga terbuka. Hi ngeri dong!
Kalimat ini nyaris sama dengan kalimat “mati lampu”. Tiap kali listrik padam, kita sudah terbiasa menggunakan kalimat “mati lampu woi mati lampu… wah… mana lagi asik main PS lagi, dst”. Padahal kan yang mati listriknya, dan siang bolong kamu lagi gak butuh lampu, yang kamu butuhin mungkin PS, tapi kenapa kita terbiasa mengucap kalimat “mati lampu” ya? Heheh ternyata dalam keseharian, kita belum menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar. *peace untuk dosen bahasa Indonesia*.
So, selain belajar grammar atau tata bahasa inggris sampai mati-matian, rupanya kita juga harus mempelajari tata bahasa ibu kita ini deh. Jangan sampai bahasa Indonesia terlupakan ke-eksis-an nya! Setuju? :D/hamidah 28des2012

*tibatiba teringat*


Entah kenapa aku mendadak teringat kejadian beberapa bulan yang lalu, mungkin sudah setengah tahun yang lalu. Saat aku masih SMA dan sering sekali pulang malam, karena harus les tambahan (menuju UAN april 2012). Biasanya aku pulang sampai pukul Sembilan malam, masih dengan pakaian seragam SMA ku. Jorok sih, rada jijik sih, tapi gimana lagi dong. Biasanya aku cuma bawa ganti atasan aja, sedangkan bawahnya tetap rok seragam, abis berat tau. 
Dan tapi, plis, bukanlah kostum apa yang hendak aku ceritakan. Tapi, aku teringat kejadian saat aku pulang naik motor. Saat itu aku melaju tidak terlalu kencang, karena mata sudah capek dan badan sudah loyo. Tiba-tiba ada motor yang melaju cukup kencang dengan ngawur. Spontan aku pencet klakson dengan kencang, dan membentak.
Dan tak kuduga, mereka (dua orang pria) ini melambatkan laju motornya, dan dengan sengaja menyamai laju motorku. Kini dia tepat berada disampingku
“kenapa? Mau marah?”
Hi… aku bergidik…. Ini sudah malam dan kenapa aku malah berani begitu tadi.
“enggak” aku jawba datar.
“anak cewek pulang malem darimana hayo?” satu yang dibelakang berkata juga.
Kali ini aku hanya menengok mereka, tanpa menjawab. Tanganku sudah kaku. Benar, mungkin cerita ini terdengar biasa saja, namun ketika aku mengalami nya sendiri… itu mengerikan. Aku takut? Jelas! Aku sendirian, mereka berdua. Aku wanita, mereka pria. Bahaya kan!
Beruntung, di depan ada perempatan dan aku buru-buru belok kanan, dan ternyata mereka mengambil jalan lurus. Sambil sedikit berteriak, kudengar mereka mengatakan
“hati-hati cewek… aku kejar lho!”
Siaaaaal. Aku benci kejadian itu!/hamidah 28des2012

Ibu-ibu pabrik didalam angkot #CTAR

Pulang ke rumah dan naik alphard pribadi angkot adalah hal yang menyenangkan sekali. Mungkin sebagian orang merasa jijik naik angkot, berdesak-desakan dengan penumpang lain yang terkadang menganggu zona pribadi kita, malas naik angkot karena harus menunggu dengan sabar penumpang lainnya yang akan naik maupun turun, malas harus berbagi waktu dan tempat dengan orang lain yang sama sekali tidak kita kenal. MASA BODO, begitulah bahasanya.
Nah, awalnya aku juga seperti itu kok guys. Merasa tidak suka dengan orang asing yang mengganggu, mungkin –maaf- jorok, dan sebagainya yang aneh-aneh. Tapi lama kelamaan aku mulai terbiasa dan menikmati (mungkin awalnya karena faktor TERPAKSA juga sih hehe, manusiawi lah).
Ternyata ANGKUTAN KOTA, ANGKUTAN UMUM bukanlah seburuk yang dulu aku pikirkan atau mungkin sebagian besar orang pikirkan. Dengan naik angkutan UMUM yang artinya harus dengan orang UMUM dalam jumlah MASSAL, maka kita akan terjun langsung kelapangan atau bahasa jokowinya adalah “TURBAH” alias turun kebawah (apaan sih haha).
Begitulah, dengan naik angkot aku jadi dapat melihat kejadian disekelilingku, lebih open minded, bisa mengamati orang lain dan kegiatannya, yang kemudian memunculkan pemikiran-pemikiran baru, kesimpulan-kesimpulan yang aku diskusikan sendiri dengan hati dan otakku, dan memunculkan ide-ide baru untuk menulis di blog sebatangmimpi ini tentu nya. Yey! Intinya banyaklah yang aku petik (ceila petik, berasa pohon mangga bu’) dari kegiatan naik angkot ku selama ini. Makanya, cukup banyakkan postinganku yang selalu menceritakan kejadian dalam angkot.
Salah satunya adalah kejadian sore ini, kejadian IBU-IBU PABRIK DI DALAM ANGKOT. Sejak naik angkutan mulai kacuk bersama adikku, keadaan dalam angkot masih sunyi, sepi, aman dan terkendali. Nyaris tidak ada percakapan antara siapapun manusia didalam angkutan ini, bahkan aku dan adikku tak saling bicara. Kami sama-sama lelah memang, setelah naik angkutan cukup lama juga dari daerah tidar –rumah kakakku-.
Tiba-tiba naiklah wanita-wanita berjumlah kuranglebih 5 orang, mereka mengenakan pakaian yang sama yaitu berwarna kuning tua dan memakai bawahan gelap. Sejak kenaikan (ups kenaikan, naiknya maksutku) mereka, suasana dalam angkot mendadak berubah drastis. Kesunyian menjadi kegaduhan yang membahana badai. Percakapan yang rupanya sudah mereka start sejak sebelum naik angkot-pun terus berlanjut.
Aku dan adikku, memang tidak dengan sengaja ingin menyimak atau “menguping” pembicaraan mereka. Tapi namanya juga se-angkot, bagaimanapun akhirnya kami sedikit banyak ikut menyimak hehe.
Beberapa kali kaki kiri adikku menyenggol-nyenggol kaki ku, member kode maksudnya. Dan adikku terlihat beberapa kali juga menutup mulutnya dengan tangan, mencoba menyembunyikan senyum gelinya. Bagaimana tidak, ibu-ibu ini benar-benar tidak bisa diam. Sejak kusimak tadi, mereka terus membicarakan hal-hal yang bisa dibicarakan. Mulai dari temannya yang ini, belanjaan yang barusan mereka beli untuk anak pertama kedua ketiga dan seterusnya, ayam tetangga, payung penjual buah dipinggir jalan yang kami lewati, sampai apapun itu mereka bicarakan dan mereka komentari. Dan dahsyatnya, satu sama lain dari mereka terus bersahutan menimpali tiap topic pembicaraan yang gonta-ganti tersebut.
Hahahahhaha, kalau ingat kejadian tadi aku jadi geli sendiri. Ternyata, seperti itulah aku dan teman-teman wanita ku biasanya di kampus dan sekolah dulu ya. Rame, ricuh, dann…. Benar-benar wanita adalah makhluk ter-kreatif yang takkan kehabisan kosakata dan bahasan.
Aku tidak heran dengan kemeriahan mereka bercerita ria, aku hanya geli melihat mereka karena aku teringat akan diriku sendiri dan teman-temanku biasanya. Tapi lain halnya untuk adikku, karena dia laki-laki, nampak betul dia heran dan kaget dengan surga kecil yang diciptakan ibu-ibu itu disini, adikku berkali-kali senyum geli melihat mereka kenapa bisa membuat angkutan umum sekecil ini bak ruang rapat besar milik mereka pribadi. Keren! Satu kata buat ibu-ibu pabrik di angkot tadi dan tentunya buat seluruh wanita di muka bumi ini yang begitu kaya raya, kaya kosakata dan kaya tema, kalian semua “KEREEEEEEEEEN!” pertahankan kegilaan ini hahahhaha. /hamidah 28des2012

26 Des 2012

Yesterday, when i was young so many happy song :')

nah! telah sampailah kita  kedepan pintu gerbang kemerdekaan dengan selamat sentosa
*apaan sih inikan bukan  upacara 17-an*
sebenarnya aku sedang bahagia, karena berhasil menemukan lagu yang kucari, setelah melihat film luar negeri berjudul ONCE IN SUMMER bercerita tentang profesor yang hingga tua tidak menikah karena cinta masa lalunya entah kemana, kurang lebih gitusih cerita yang aku tangkap. karena translate nya pake bahasa inggris sih. jadi rada susah dimengerti oleh orang seperti aku -__-"
ber-FLASHBACK-lah cerita itu, kepada masa muda si profesor, yang ternyata dia jatuh cinta dengan gadis desa yang lugu. okay, mungkin itu terdengar klasik dan biasa aja, tapi ketika kalian liat sendiri cerita, asli deh kasian banget. nggak bakal banyak cengeng di sepanjang filmnya sih, tapi pas ending... hiksss.... kasiaaaan nya bukan cuman kasian aja tapi kasian banget.

lagu yang dinyayikan oleh ROY CLARK yang entak gimana mukanya orang ini atau masihkah beliau hidup atau sudah meninggalpun aku gak tahu. tapi lagunya enak kok. sekali lagi, sama seperti pernyataan ku yang  lalu-lalu kalo "lagu jaman dulu emang lebih berbobot daripada lagu-lagu masa kini yang dominan dengan -maaf- lirik lirik sampah walaupun temanya sama-sama tema cinta"
lumayan pendek kok lagu ini cuman berdurasi 03:20 menit, inilah lirik lagunya

Seems the love I've known has always been
The most destructive kind
Yes, that's why now I feel so old
Before my time


Yesterday when I was young
The taste of life was sweet as rain upon my tongue
I teased at life as if it were a foolish game
The way the evening breeze may tease a candle flame
The thousand dreams I dreamed, the splendid things I planned
I'd always built to last on weak and shifting sand
I lived by night and shunned the naked light of the day
And only now I see how the years ran away

Yesterday when I was young
So many happy songs were waiting to be sung
So many wild pleasures lay in store for me
And so much pain my dazzled eyes refused to see
I ran so fast that time and youth at last ran out
I never stopped to think what life was all about
And every conversation I can now recall
Concerned itself with me and nothing else at all

Yesterday the moon was blue
And every crazy day brought something new to do
I used my magic age as if it were a wand
And never saw the waste and emptiness beyond
The game of love I played with arrogance and pride
And every flame I lit too quickly, quickly died
The friends I made all seemed somehow to drift away
And only I am left on stage to end the play

There are so many songs in me that won't be sung
I feel the bitter taste of tears upon my tongue
The time has come for me to pay for
 Yesterday when I was young.
.(sumber:http://songlyric5.blogspot.com/2011/04/yesterday-when-i-was-young-lyrics-roy.html)

kalo udah selesai baca dan ngartiin, sekarang kalian pasti tau kan artinya? hiysss. menyedihkan.
intinya: si orang cerita kalo masa mudanya dulu itu menyenangkan, tapi kini saat masa tua dia merasa sendirian dan semua yang berjudul "keindahan remaja" telah berlalu dan terlewatkan.
so guys, saya dapat menarik benang merah dari sini: selama kini kita masih menggenggam masa muda, gunakan sebaik-baiknya. you only live once, but if you do it right, once is enough. satu lagi quote of the day nya : YOU WILL NEVER AS YOUNG AS YOU ARE TODAY. 

Kemudian aku mendengarkan lagu sedih,
untuk menghilangkan sedih.
Mengapa?
Karena dengan mendengar kesedihan orang lain aku sadar,
Bukan aku satu-satunya orang tersedih di dunia ini.
Dengarkan lah orang lain! Jangan melulu hatimu itu, yang sudah terlalu manja dan menggebu-gebu!/hamidah/25des2012

23 Des 2012

"7cm" VERSUS "5cm"


Jika kita sedang didemamkan oleh film 5cm, maka aku mempunyai sebuah judul yang akan sangat kontroversi menyaingi film itu, judul ini adalah 7cm.
Tadi sore, ketika aku berada di angkutan umum (seperti biasa -__- miss angkot), sepulang dari kegiatan akhir dari seluruh rangkaian OSPEK yang panjangnya melebihi kereta kencana dewa segala dewa, yaitu kegiatan PENGMAS alias pengabdian masyarakat di kecamatan blimbing.
Diangkot tadi aku melihat sepasang lelaki dan perempuan yang jika boleh kutebak mereka adalah suami istri. Mereka nampak sudah berusia senja, terlihat dari keriput yang me-makeup-i  wajah keduanya. Mereka berdua duduk dengan tenang, karena angkutan umum ini tak terlalu sesak, hanya ada empat orang penumpang saja termasuk mereka sehingga akupun bisa duduk dengan leluasa dalam kelonggaran, begitupula dengan kakek nenek ini.  Mereka duduk berjajar-berdampingan, namun kira-kira ada jarak 7cm yang terpaut memisahkan keduanya.
Aku, dalam hati ini tersenyum simpul, tersentuh ringan entah oleh tangan siapa, tangan malaikat barangkali yang dengan sengaja membangunkan aku dengan pemandangan sederhana namun bermakna di depan mataku ini. Tiba-tiba terpikir olehku, sudah berapa lamakah mereka berdua seperti ini? Sudah berapa lama mereka menjalani hidup berdua? Kapankah pertamakali mereka saling jatuh cinta? Dan bla bla bla, tiba-tiba pikiranku menari liar, berlompat lompat mencari sesuatu yang tak nampak di kasat mata telanjang, yang kemudian singkatnya dalam bahasa remaja disebut-sebut dengan istilah “kepo”.
Tapi, terlepas dari semua pertanyaan ku yang terlalu panjang bagai wartawan, hati kecilku membuat kesimpulan. Inilah cinta yang sesungguhnya, yang walau mereka duduk tak lekat berdempetan namun saling yakin hatinya satu sama lain lebih erat dari cengkram akar pada tana, yang walau mereka tak berlaku berlebihan seperti layaknya muda mudi bercinta dalam pacarannya namun mereka saling lebih mesra dari adam dan hawa ketika ditemukan kembali setelah berpisah ratusan tahun lamanya. Inilah cinta yang sesungguhnya. Mereka duduk dengan tenang, menikmati perjalanan dalam angkutan umum disore yang basah sehabis diguyur hujan. Saling member ruang satu sama lain namun tetap berdampingan. Mereka tenang dalam cinta dan kepercayaan yang mereka pelihara didalam hati mereka masing-masing. Aku percaya, dalam hati yang terdalam mereka punya cinta yang besar terhadap pasangannya. Namun mereka eksklusif dalam bercinta. Tak seronok dan berlebihan mengumbar cinta mereka. Cinta itu cukup mereka saja yang tau.
Dan kini ketika aku menengok ke kanan dan kiriku, memang tak sedang ada siapapun disana. Tapi ketika aku telah menemukan”nya” (yang entah siapa), dia akan pula duduk dengan tenang disampingku, dalam jarak yang normal seperti itu, 7 sentimeter, namun benar-benar berjarak nyaris 0 sentimeter lekat dalam hati dan jiwaku.
Hahahahahah, mari kita tonton bersama-sama film terbaru saingan 5cm, inilah film berjudul 7cm. buahahha fiksi belaka kawan.
NB: sebenarnya aku juga kurang tau, apakah benar perkiraan 7cm ku itu, orang aku cuman iseng. Saking nganggurnya di dalem angkutan, sembari lelah dan lunglai, akhirnya aku memandangi saja kedua kakek nenek didepanku duduk. Asik lho, ngepo-in orang hehe:P peace pak! Tapi aku benar-benar yakin, mereka pasti telah melewati asam manis bercinta yang sesungguhnya. Merekalah orang-orang MASTER dan PROFESORnya cinta dalam kesabaran, bertahun-tahun telah dilewati bersama dalam usaha saling memaklumi dan memahami satu sama lain (eAAkkkk…. SOTOY ampun)/hamidah22desember2012

13 Des 2012

soe hok gie : "lebih baik diasingkan daripada menyerah terhadap kemunafikan." 
---mungkin SOE HOK GIE mampu melakukannya, namun bagi kita (yang hidup dimasa kini) mengatakan hal tersebut sudah termasuk sebuah "kemunafikan besar". sok-sok mendengungkan kalimat seperti itu dimana-mana, tak tahunya justru mengkerut, sembunyi, dan kabur jika ada minoritas yang benar namun tak sejalan dengan mayoritas. IDEALISME mu itu BOHONG belaka kawan. lebih baik biasa saja, tak usah sok menyuarakan kebebasan dan kemerdekaan berfikir kalau kau sendiri justru membelenggu lidah dan pikiran --- (nasihat untuk kita dan SAYA SENDIRI)

TUGAS, why do you do this to me?


sedikit bercerita tentang hidupku, ya. plis, give space for me to curcol.
menjelang UAS emang bikin mahasiswa mendadak freak banget.
hampir semua MATKUL ada tugas, walhasil menjadikan aku "sang mahasiswa cumlaude"  (aminnn, teriak kencang) harus berubah menjadi manusia berantakan, kumal, dan dekil.
pagi hari membuka mata, kemudian segera menekan tombol turn off untuk mimpi indahku, kuyakinkan diriku kini telah bangun dan kembali ke dunia nyata. kisah pangeran berkuda putih, cinderella dengan kereta kencana, telah USAAAI. 
"hoam" menguap lebar kemudian menyambar sehelai kain handuk, mandi dengan meggosok bagian muka, tangan perut dan kaki saja (dengan sengaja mengabaikan bagian punggung -___- karena malas :'O #sumpahinibohong)
kemudian lekas menunaikan ibadah sebagai penganut agama yang baik (setidaknya hambaMU ini masih mengingat akan kematian nanti YA RABBI :') #hiksterisak
memasak telur dan segera menaiki alphard ku (fiktif belaka)
sampai dikampus bertemu dengan profesor tercinta, yang sudah mulai membahas tentang perkembangan politik indonesia masa kini, sesekali mengomentari dengan guyonan (maaf) garing, dan kami harus (maaf) terpaksa tertawa, karena (maaf) beliau sudah tua, jadi kami harus (maaf) menghormati. kenapa jadi kebanyakan kata MAAF HAAA?!!?!?
okelah, kamipun pulang dengan membawa tugas berjudul "paper UAS" dengan format : abstrak dua bahasa, pendahuluan, isi, dan penutup, semuanya harus memiliki sumber yang jelas. sumber minimal 2 dari journal of political sains yang its mean adalah jurnal internasional yang kita sesungguhnya kurang paham namun mencoba untuk paham dan akhirnya tetap tidak paham.
beginilah hidup mahasiswa, terkadang aku ingin merdeka! aku ingin segera meninggalkan bangku kuliah yang melulu berkutat pada teori belaka, aku ingin segera lulus dan mengakhiri masa lajang #ups kagak ada hubungannya.
enggak enggak, yang diatas hanyalah emosi sesaat (emosi hanya akan berakhir setelah 12 detik, lebih dari itu namanya kerasukan, naudzubillah #pendapatahli hehe)
aku suka kuliah, aku bangga kuliah, banyak yang tak bisa mengenyam bangku kuliah seperti aku dan teman-teman, dan aku bersyukur Tuhan telah memberikan golden ticket ini padaku, kesempatan yang benar-benar patut kita syukuri wahai kawan-kawan semuanya #sokbijak.

yah... itulah overall aku semakin bahagia dengan rutinitas ku selama masuk dunia kuliah, aku menemukan teman-teman baru yang banyak (banyak yg geje maksudnya -__- gak gak rek), dan aku juga merasa benar-benar TEPAT SASARAN memilih jurusan ILMU KOMUNIKASI!!!!! ini gue banget, aku menemukan aku yang sesungguhnya *yey*
sudahlah berbahagia rianya, aku hanya ingin sekedar menumpahkan kegilaan ku terhadap tugas, yang kadang buatku bahagia dan kadang membuatku sedih yang mendalam, dia PHP-in aku hiks
semoga tugasku lekas kelar, dapat nilai memuaskan, IP bagus, bisa ambil full semester depan, lulus-kerja-nikah-anak (lho lho lho), dan poin pentingnya semoga bisa segera menyingkirkan kamarku dari pemandangan seperti ini... jeng jeng

dengan muka lesu setelah seharian menuntut ilmu, aku pulang kerumah. kemudian segera membuka pintu kamar, dengan harapan kasur akan segera menyambutku dan menyiapkan tempat ternyaman untuk merebahkan badan, juga berharap kamar ku yang wangi khas aromatherapi itu segera mengantarku lelap ke mimpi indah. tapi ternyata tidak, aku melupakan sesuatu,
aku tak pernah merawat kamar (akhir-akhir ini *huahh)


kalimat kosong


Jariku menggelitiki sekujur lembaran buku bersampul merah padam
Menjelajah huruf demi huruf dan berusaha merangkainya menjadi kalimat
Entah siapa yang kelak akan membacanya
Entah kemana akan dibawanya
Aku tak berusaha menunjukkan ini pada siapapun
Tak berusaha memberikan ini pada apapun
Anggaplah aku bercerita pada maut yang menjemput selangkah demi selangkah
Pada gurun yang tertiup angin panas
Pada kehidupan yang tak kusebut roda berputar
Dimanakah roda jika aku tak pernah merasa berubah dan semuanya seolah statis?
Masih sama dengan kemarin
Masih tetap dengan mimpi buruk yang tiada ujung
Nyaris aku tak melihat sama sekali rangkaian kata diatas lembaranku
Atau aku sudah lupa akan huruf, kata dan kalimat
Setengah hari aku duduk di balkon depan
Dan tak kudapati apa-apa
Kuputuskan masuk kedalam,
Aku kehabisan ide. Ide ku habis ditelan perasaan, belum sempat kucurahkan.
6 desember 2012/hamidah

dibalik kemudi kehidupan


Aku ingin berlari
Lepas dari waktu yang lambat bergerak
Aku ingin berlari
Pergi dari kenyataan yang terlalu lambat mengantarku
Terkadang aku ingin berlari
Tak sabar melihat masa depanku
Aku ingin berlari
Mengejar masa depan
Terkadang Tuhan berbisik ditelingaku
Meminta aku bersabar dan tenang
Mengalir bukan berarti diam saja kemana arus berjalan
Mengalir bukan berarti bisu ketika ditindas
Mangalir bukan berarti diam
Hidup mengalir adalah kita mengemudikan bahtera besar
Kemudian membiarkan air membantu kita mengambang
Namun kendali masih ada ditangan kita
Sekeras apapun ombak menghantam, kita masih teguh dibalik kemudi kehidupan.
Kita yang menjalankan, Tuhan yang menakdirkan./hamidah

4 Des 2012

when i browse something about politics
but i want to click another tab, this is --> twitter
i bet my self, i can control 
lets do your task! and u can play until midnight. 
good luck, student (?)

3 Des 2012

wiro sableng @FORIENT 26th

(dr kiri ke kanan) doni, bayu, arif, hamidah, mae, yanik,
diana, dyah.

Waaaaw… dua desember bener-bener hari yang indah sekali.
Hari ini 2 desember 2012 aku dan kawan2 baru saja melewati acara FORIENT, semacam acara ospek dan penyematan rookies menjadi anggota resmi FORMASI (Forum Mahasiswa Studi Bahasa Inggris) milik Universitas Brawijaya.
Menyenangkan sekali, bahkan aku tak bisa menggambarkan dengan kata-kata betapa meriahnya, serunya, asiknya acara ini.
Dengan acara ini aku kenal banyak sekali teman-teman baru.
Semua ini dimulai pada hari Kamis, 29 November 2012. Aku yang kebetulan masuk kedalam grup bernama “wiro sableng” akhirnya bertemu dengan teman-teman baru bernama “Firda, Dyah, Yanik, Doni, dan juga advisor kita bernama Kak Alex”. Hari itu kita pertama kali bertemu di perpustakaan UB. Kita bicarain gambaran besar tugas-tugas kita, dan mencoba mengumpulkan teman-teman lain yang malam itu belum bisa datang. Akhirnya diputuskan kalo hari Jumat esoknya kita akan kumpul lagi pukul 8 pagi buat ngerjain hall of fame atau biasa disebut Mading (Majalah Dinding) yang so pasti 3D.
Fix, esoknya Jumat 30 November kita pun ngerjain bareng, kini datang anggota lagi bernama “Arif”. Kita ngerjain bareng-bareng hall of fame kita yang bertemakan wiro sableng tentunya, sesuai nama kelompok kita. Kak alex banyak sekali membantu, padahal advisor kelompok lain hanya ngasih instruksi tapi kalo Kak Alex dia ngerjain terus bareng kita. Bahkan dia lah orang terakhir yang finishing hall of fame itu! Ckck keren. Kalo kelak aku dapat kesempatan untuk jadi advisor aku juga pengen setanggung jawab Kak Alex, cieee hehe.
Awalnya kita ngrasa mading kita kayak –maaf—“sampah”, soalnya sumpah gak ke-konsep banget, berantakan, dan aduh ya sudahlah akhirnya pelan-pelan kita kerjain dan berusaha memperbaiki ke”sampah”an itu menjadi ke”sumpah”an. Ha? Apasih.
Sabtu 1 Desember 2012 pun tiba dan kita kumpul lagi untuk ngerjain hall of fame yang masih kurang rapi, kita nentuin kostum, nentuin perform kita, dan masih banyak lagi. Wal hasil hari sabtu yang fix kumpul jam 10 itu pun berakhir pukul 3 sore. Hari sabtu itu, ada lagi anggota yang datang, yaitu “Bayu, Diana, dan Mae” so, total kelompok wiro sableng ada 9 orang walau sebenarnya yang tertulis di papan depan FORMASI kelompok ini berjumlah 12 orang. But its not a big deal soalnya kelompok samping kita malah ada yang hanya dua orang, lainnya gak datang. Oh my God -___- kasian banget kan.
Pagi-pagi buta pukul setengah enam di hari Minggu 2 Desember 2012, kita kumpul di parkiran Fakultas Kedokteran, cek sound sebentar alias latihan buat perform kita yang ternyata dapat giliran maju pertama! Waw!
Sekitar pukul setengah 8, acara benar-benar dibuka. Acara pertama pembukaan dari ketua dan jajarannya, panitia juga lainnya. Setelah itu tibalah kelompok wiro sableng perform, sedikt geje tapi lumayan lahhh -_____- lumayan ancur maksudnya #ups
Yah, sudah mari kita lupakan tentang perform kita yang menyanyikan lagu Jason Mraz- Im Yours yang mungkin kurang memuaskan.
Acara dilanjutkan dengan perform-perfom kelompok lain, kita juga mendengarkan simulasi debat dari kakak-kakak senior, penjelasan tentang broadcast juga tentang story telling, kemudian juga ada acara motivasi dari pak Muwafiq (ehem orang FISIP lhooo), selanjutnya dan selanjutnya inilah yang sesungguhnya ingin kuceritakan dari tadi, ketika pengumuman pemenang-pemenang dan the best yang macem-macem itu, kelompok kita sedikit galau karena memang gak dapet nominasi sama sekali.
Namun tanpa disangka kita masuk nominasi hall of fame terbaik, dan jeng jengggg WIRO SABLENG MENANGGGG!!! Alhamdulillah.
Berkat kerja keras dan walaupun sempat menanggap hall of fame kita kayak sampah tapi ternyata kita menangggg. Acara yang seru inipun terlewatkan dengan cepat, karena tiba-tiba waktu sudah menunjukkan pukul lima sore. Acara ditutup dengan joget bersama “gangnam style”. Kita brutal-brutalan dan ancur-ancuran nari keliling ruangan, joget kuda, teriak-teriak, dan haaah…. Ini sumpah menyenangkaaaaaaan. Total kita semua gila diruangan itu!!!!
Big THANKS THANKS to Kak Alex (our advisor yang tanggung jawab banget, salut!), thanks to Firda yang tak pernah lelah jarkomin kita hehe, to Yanik yang semangat terus sama aku, to Diana yang walaupun datengnya telat namun berarti banget buat kelompok kita, to Dyah yang pendiam dan tetap semangat, to Arif si mister “Ha?” yang nggak pernah lepas headset, to Doni yang keep calm namun sangat berarti dikelompok ini, to Bayu yang gila tingkat rektorat, to Mae yang menyebalkan dan terus menghindar dari kejaran maut ku, to kakak-kakak panitia FORIENT yang pasti sudah menyiapkan semua ini dan tentunya itu menguras tenaga juga pikiran, to all of my new friend in FORMASI, semoga kita semua bisa bekerjasama dengan baik. amin
Aku jadi pengen cepet-cepet kumpul formasi lagi, latihan broadcast, bener ya ternyata kalo ada temenku yang bilang “organisasi itu lebih seru daripada kuliah itu sendiri”, bahkan ada temanku juga yang bilang “hidupku hanya untuk acara”, maksudnya disini adalah acara-acara yang diadain organisasi.
OK, its time to say “Alhamdulillah”, KEEP CALM AND CALL WIRO SABLENG. Wiro wiro sableng, sinto sinto gendeng …. Yeeeee, Really I will miss group wiro sableng :) im yours / 2des2012 hamidah