18 Sep 2012

ketentraman hati

Saat kau merasa jengah yang memuncak. bosan dengan kehidupan, bosan dengan drama yang hanya berlatar sekolah, kampus, dan rumah! saat kau muak dan hendak muntah dengan semua tugas tugas yang seolah menenggelamkanmu dalam lautan nanah yang menjijikkan. Saat kau juga merasa bahwa kau sendirian didunia ini. Saat kau butuh pundak untuk sejenak menyandarkan kepala yang terasa berat. Saat kau butuh pundak untuk sebentar menumpahkan lelah dan air matamu. Saat kau butuh ketentraman dan kedamaian. Saat kau butuh menatap luas yang tanpa batas, saat kau tak ingin melulu menatap buku ukuran folio yang sesak dijejali abjad dan angka-angka sialan. Saat-saat kau ingin berhenti dari schedule yang awalnya sudah tertata rapi. Saat kau ingin menelan pil pusing ratusan biji untuk mengakhiri kepenatan yang melaut. Saat kau ingin melempar semua orang yang ada didepan matamu sampai angkasa. Saat kau muak dengan celotehan-celotehan gadis sok manis, atau kalimat-kalimat sombong para pria yang sibuk dengan kekayaan bapak kakek nenek atau tetangganya itu. kau ingin menghiasi mulut mereka dengan ikatan mati tali rafia, agar berhenti mereka bicarakan kekayaan kekayaan yang tidak jelas punya siapa, agar mereka segera bungkam memamerkan motor puluhan juta mereka yang membuat mata para gadis ayam kampus itu berdarah darah. Bangsat! Kepalsuan hidup terus menelanmu. Belum lagi dosen sialan yang sudah bau tanah. Semua tugas disalahkan, bahkan ujung-ujungnya ketika melihat namamu dia malah mencoret dengan tinta merah pada lembaran yang lima hari lima malam membuatmu begadang! Bayangkan apa yang ingin kau lakukan? Menjambaknya langsung didepan kelas atau segera lari menuju dukun untuk menusuk semua orang sialan yang ada didunia ini dengan jarum penyiksaan?
Jika kejenuhan sudah menguasai hatimu. Tundukkan kepala sejenak, ucapkan ”Tuhan...aku butuhkan Dirimu, aku butuh ketenangan. Naungilah aku dalam tentram kuasaMu.” maka jika Tuhan masih bersedia mendengar harapanmu, Ia akan merengkuhmu masuk dalam pelukan ketentramanNya.
Tiada yang lebih penting dalam kehidupan fana ini, kecuali ketentraman hati.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BIG BIG thanks to you :)) silahkan beri komentar dan berkunjung kembali kawan. *hamidahsemi*